Greenplum Database

Posted December 8th, 2007. Filed under Sharing elmu

Database enterprise dengan MPP (Massive Parallel Processing) yang berbasis PostgreSQL yang open source. Database ini di design untuk men-support aplikasi Business Intelligence dalam skala besar dengan multi terabyte data untuk solusi data warehouse.

Kelebihan-kelebihannya antara lain :

Open Source

Berbasis PostgreSQL, salah satu database open source yang sudah terbukti kehandalannya. Selain itu menawarkan banyak kelebihan lainnya yang tidak ada pada software enterprise komersial.

Commodity Hardware

Dapat berjalan optimal pada server yang tidak terlalu mahal. Di desain dapat berjalan pada hardware HP, Dell, Sun standar sehingga biaya utuk setiap terabyte’nya lebih murah.

Shared Nothing Architecture

Menggunakan pendekatan shared nothing architecture dimana membagi penyimpanan menjadi beberapa unit kecil dengan proses independen sehingga mempercepat koneksi ke local-disk secara parallel tidak seperti arsitektur pada umumnya yang menggunakan OLTP sehingga membutuhkan resources yang besar pada setiap prosesnya karena menggunakan single processing.

High Availability

Mempunyai pengaturan yang baik sehingga tidak terjadi redundancy pada pemrosesan datanya. Setiap segmen data mempunyai cadangan (mirror) pada host yang lain yang otomatis me-redirect koneksi pada alternative host cadangan. Hal ini membuktikan bahwa Greenplum mempunyai sistem fail-over yang baik. Paralel prosesnya juga memungkinkan untuk load data 2 terabyte dalam waktu satu jam.

Workload Management

Membatasi jumlah queri aktif di dalam sistem untuk mencegah overload memori, CPU dan I/O disk. Queri-queri diatur dalam antrian dan diproses secara parallel sehingga waktu yang dibutuhkan tidak banyak dengan menggunakan minimum resources.

Scalability and Flexibility

Greenplum memiliki pengaturan ekspansi host, penambahan database baru yang mengimplementasikan arsitektur sebelumnya untuk pengembangan data warehouse.

Performance and Price

Dapat menghemat sampai 80% cost dibandingkan dengan solusi data warehouse lainnya seperti Oracle, Teradata dan Netezza. Performancenya tidak kalah dengan solusi lainnya karena arsitektur MPP dapat membuat queri 10 – 100 kali lebih cepat.

Programmer Salary in My View of Point

Posted December 5th, 2007. Filed under Whatever

Dari sebelum lebaran gw di tawarin kerja di tempat laen. Katanya sih butuh programmer java… Salary yang ditawarin lumayan besar juga :D . Anyway, berapa sih standar gaji programmer di Indonesia?Abis browsing-browsing n’ cari info kesana-kemari gw nyimpulin beberapa hal yang mempengaruhi standar gaji seorang programmer :

1. Coder dan programmer

Yang pertama cuma kuli ketik doang, bos suruh bikin ini itu nurut. Tipe ini biasanya range salary’nya gak gede-gede amat, sekedar cukup di tambah bisa nabung sedikit. Yang kedua ini setengah analis, bukan cuma kuli ketik doang tapi ngerti pemecahan dari masalah yang dihadapin dan ngerti arsitektur software. Tipe ini range salary’nya lumayan gede, bisa sampe buat nyicil kendaraan tergantung pengalamannya ^_^.

2. Certification

Buat orang-orang yang punya sertifikasi berbangga-hati lah soalnya standar gajinya bisa di atas yang gak punya sertifikasi walupun soal kemampuan blom tentu lebih unggul juga. Contoh, programmer java yg punya sertifikasi SCEA pasti standar gajinya jauh dari yang cuma punya sertifikasi SCJP apalagi dari yang gak punya sama skali. Sama halnya kaya gelar, orang yang lulusan S2 pasti standar gajinya lebih besar dari yang lulusan D3 walaupun job desc’nya sama.

3. Business Process Knowledge

Nah, ini dia yang bisa bikin salary kita gede. Orang yang ngerti suatu proses rumit kayak ERP, billing di telco ato networking high scale bisa punya gaji gede bgt apalagi klo bisa bikinnya (dalam hal ini programmer). Semakin rumit business process yang di kuasai’nya maka bakal makin gede juga gajinya karena cuma sedikit orang yang nguasain.

4. Adaptability n’ flexibility

Yang ini gak kalah pentingnya, kadang-kadang ada programmer yang nguasain suatu bidang tapi ketika dia di tuntut untuk ngembangin kemampuannya ato di tempatin di proyek yang bidangnya gak dia kuasai mengalami kesulitan. Padahal kemampuan adaptasi yang cepet dan kemampuan buat learn sesuatu yang baru atau update technology itu penting banget. Perkembangan dunia IT tuh cepet banget dan berimbas pada perkembangan programming juga, blom nguasain JDK 1.5 aja tiba-tiba Sun udah ngeluarin JDK 1.6. Apalagi klo yg opensource kayak Apache, Codehaus ato JBoss dll, dalam setahun bisa nge’rilis beberapa versi.

Regular Expression

Posted December 1st, 2007. Filed under Java Sharing elmu

Regular Expression ato regex itu digunakan untuk parsing file yang memiliki format tertentu yang sama sehingga bisa di definisikan satu kali saja dan tidak perlu mendefinisikan ulang untuk format yang sudah ada (kira2 menurut gw sih begitu).

Misalkan kita punya file csv/txt berisi data karyawan (nama,telp,tgl lahir, dll) sebanyak 1 juta records/ line. Format penulisan telp bermacam-macam dikarenakan tukang entri datanya beda2, cth : (0251)-345677, 6281243095, +62234134 ato yang laennya. Nah, bos kita kan biasanya pengen yang macem2 tuh kaya misalkan format harus di seragamkan semuanya. Weks…! 1 juta records…? mati aja kali. Di sini regex bakalan kepake n’ terasa manfaatnya (banget…!).

Solusi :

public String toNumericOnly(String input) throws RESyntaxException {
      String pattern = "[^0123456789]";
      RE r = new RE(pattern);
      String alphabetOnly = r.subst(input, "");    return alphabetOnly;
}

Thats all, ntr karakter-karakter yang gak di define di pattern bakal di ilangin. Anyway, lib regex’nya bisa di download di Jakarta Apache.